Infeksi penyakit hepatitis c merupakan salah satu masalah kesehatan diseluruh dunia. Sekitar 85% orang yang terinfeksi penyakit hepatitis c akan menjadi kronis dan sepertiganya akan berubah menjadi sirosis dan kerusakan jaringan hati yang berat seperti berkembang menjadi kegagalan hati, termasuk kanker hati. Berikut ini gejala hepatitis c dan cara mengobatinya untuk satu langkah lebih mudah dalam pencegahan maupun pengobatan herpatitis c.
Gejala hepatitis C termasuk sulit dikenali atau dideteksi. Hal ini berbeda dengan jenis penyakit hepatitis lain, seperti hepatitis A atau hepatitis B. Akibatnya banyak orang tidak menyadari bahwa mereka sebenarnya telah mengidap penyakit ini, bahkan pada mereka yang telah mengidap selama bertahun tahun.
Hal ini karena gejala hepatitis C ini tidak bisa diketahui secara kasat mata sebagaimana jenis penyakit lainnya. Selain itu, perubahan yang terjadi pada Gejala hepatitis C ini biasanya baru diketahui oleh penderitanya setelah melakukan test laboratorium, seperti dengan melakukan tes urine. Padahal, bagi sebagian masyarakat Indonesia, melakukan test kesehatan di laboratorium belum menjadi sebuah kegiatan rutin dalam proses menjaga kesehatan.
Masih banyak masyarakat Indonesia yang baru melakukan test laboratorium setelah mereka merasakan ada kelainan pada kesehatan mereka. Sementara, untuk melakukan test laboratorium dalam rangka menjaga kesehatan, belum menjadi sebuah budaya. Alasan ekonomi dan pengetahuan akan kesehatan menjadi alasan terbesar dari belum membudayanya test kesehatan tersebut.
Gejala Hepatitis C
Meski sulit dideteksi, namun sebenarnya gejala hepatitis C ini bisa dirasakan oleh penderita hepatitis C. Khususnya bagi mereka yang memiliki kepekaan terhadap kondisi fisik mereka, akan bisa dengan mudah merasakan perbedaan yang ada pada diri mereka.
Beberapa hal yang menjadi gejala hepatitis C di antaranya adalah :
1. Adanya perasaan mudah lelah yang sangat ekstrem. Biasanya penderita hepatitis C ini akan mengalami penurunan kondisi fisik dibanding ketika pada saat normal. Bagi yang mengalami kondisi ini selama beberapa hari, kiranya perlu meningkatkan kewaspadaan dan introspeksi atas kegiatan yang dilakukan untuk mengetahui apakah kondisi tersebut normal atau perlu ada tindakan medis lebih lanjut.
2. Berkurangnya nafsu makan. Kondisi ini secara sekilas adalah hal yang banyak dialami oleh orang-orang ketika kondisi fisiknya sedang kurang fit. Namun, jika terjadi dalam jangka waktu lama perlu dilakukan peningkatan kewaspadaan oleh penderita.
3. Berubahnya warna urine menjadi lebih gelap. Jika kondisi ini ditemui, penderita harus secepatnya memeriksakan diri ke dokter atau laboratorium kesehatan. Dengan demikian akan segera diketahui kondisi kesehatan secara akurat.
4. Kulit atau mata berubah menjadi kuning. Untuk kondisi ini, hanya terjadi pada beberapa kasus saja, dan tidak terjadi pada semua pengidap penyakit hepatitis C.
Dengan mengetahui gejala penyakit Hepatitis C diatas, maka diharapkan masyarakat luas mampu untuk dapat memperoleh penanganan yang tepat sedari dini, sehingga pengobatan dini memperbesar kemungkinan penderita untuk dapat sembuh.
Gaya hidup sehat serta mengkonsumsi makanan yang mampu memenuhi kebutuhan gizi serta melakukan olah raga secara teratur terbukti dapat menghindari penyakit Hepatitis C. Penanganan sedari dini dapat mempermudah proses kesembuhan hepatitis C.
Cara mengobati Hepatitis C
Dokter Hariadi yang dihubungi Trubus menjelaskan kandungan kolagen pada teripang memiliki kemampuan menyembuhkan hepatitis-B dengan cepat. Hal itu disebabkan teripang mampu melakukan regenerasi sel secara singkat. Menurut dokter lulusan Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro itu, gamat merupakan suplemen organik. Oleh karena itu, penyerapan dalam tubuh pun berlangsung lebih baik dan tidak menimbulkan efek samping.
Hal senada dijelaskan dr Merlyn di Surabaya. Hepatitis disebabkan oleh virus yang dalam jangka waktu 6 bulan sejak terinfeksi menjadi akut. Bila dibiarkan hingga 6 bulan berikutnya menjadi kronis. Virus masuk ke dalam sel hati dan secara bertahap merusak sel hepar itu. Gamat membantu memperbaiki fungsi hati secara tidak langsung. Apalagi ditunjang dengan makanan bergizi dan istirahat cukup, menjadikan perkembangbiakan virus dapat dicegah.
Jadi, bila ada obat yang bisa menghambat proses replikasi virus sangat disarankan, ucap Merlyn. Selama ini dunia medis mengenal interferon yang berfungsi memperbaiki hati. Meski di lapangan interferon sanggup mengurangi penderitaan akibat hepatitis-B sebanyak 40%, tapi kemampuannya memusnahkan virus masih kecil.
Khasiat gamat memang luar biasa. Kandungan hewan laut filum Echinodermata itu efektif mencegah kehadiran atau bahkan memusnahkan virus patogen. Berbagai pemeriksaan dokter itu menguatkan bukti empiris khasiat gamat menumpas virus hepatitis yang dialami Wiwiek Ady Pramesti. Pantas jika para dokter itu sepakat untuk meresepkannya. Lantunan kesembuhan para penderita hepatitis pun seakan menemukan sandaran baru, si penyembuh ajaib dari teripang(Trubus,Edisi: Minggu, 02 Juli 2006 17:07:11)
Menurut Prof Dr Ridzwan Hashim, peneliti Universitas Kebangsaan Malaysia, teripang mengandung 86% protein yang mudah diuraikan menjadi enzim pepsin. Kandungan protein yang tinggi berperan sebagai immunomodulator alias pembangun sistem kekebalan tubuh. Protein dan 16 asam amino esensial mujarab dalam meregenerasi sel dan memperkuat hati untuk mengeluarkan antibodi. Sifat gamat yang mudah larut dalam air, menurut dr Zen Djaja MD di Malang, membuatnya langsung terserap di hati tanpa mengalami detoksifikasi. Ekstrak teripang membantu memperbaiki fungsi hati( Trubus,Rabu, Juli 01, 2009 09:14:06)
- SPIRULINA
Manfaat Spirulina Penyakit Hepatitis (Hati)
Januari 17, 2007 — Info
Hati yang sehat sangat penting bagi setiap orang. Setiap detik hati melakukan aktivitasnya. Hati yang sehat, akan membentuk asam amino untuk mempertahankan jaringan tubuh dan jika diperlukan akan mengubah protein menjadi gula dan lipid. Hati dapat juga menghasilkan lesitin dan kolesterol, kelenjar empedu dan albumin yang dapat membuang racun. Hati juga dapat menghasilkan trombin yang dapat membekukan darah, juga berbagai enzim dan enzim pendukung. Hati dapat mengubah gula menjadi glikogen dan sebaliknya ketika diperlukan. Di dalamnya juga tersimpan zat besi, tembaga, dan berbagai mineral, selain itu kaya dengan vitamin A, D, E, K dan B kompleks. Hati yang sehat juga dapat menguraikan berbagai unsur toksin dan toksin penyakit virus. Maka apabila hati terganggu, semua fungsi tersebut akan terganggu.
Pencemaran alam, pencemaran udara, sisa racun, obat-obatan, penyakit virus, dan toksin kimia yang masuk ke dalam tubuh akan menyebabkan penyerapan nutrisi terganggu. Semua itu juga akan menghabiskan nutrisi dalam tubuh. Kondisi demikian apabila terjadi dalam jangka panjang akan menyebabkan hati tidak dapat lagi berfungsi untuk membuang racun, maka untuk mengurangi kerusakan yang timbul makanan bergizi harus mencukupi.
Untuk hati bengkak, kolin akan dikeluarkan melalui air seni dan hatinya akan menjadi bengkak. Orang yang nutrisinya tidak seimbang, hatinya juga akan berlemak.
Menurut teori bio-kimia, kekurangan kolin akan menghambat pemindahan trigliserida dalam sel hati yang mengakibatkan hati berlemak. Apabila gejala demikian begitu kronis, maka hati akan mengalami penurunan fibrid yang akhirnya akan menyebabkan sirosis hati (hati yang kaku) dan kelesuan fungsi hati.
Apabila gangguan hati sangat parah, banyak sekali asam amino yang terkandung dalam protein akan dikeluarkan bersama air kencing. Pada saat itu, protein tambahan perlu diberikan. Spirulina justru kaya akan protein nabati yang sangat diperlukan bagi penderita penyakit hati. Selain itu Spirulina juga kaya akan metionin dan serin, dimana dengan bantuan magnesium dan vitamin B6 banyak menghasilkan kolin. Karena itu Spirulina mempunyai manfaat yang luar biasa terhadap hati berlemak dan sirosis hati, bahkan bermanfaat untuk mencegahnya.
Banyak enzim yang berasal dari protein. Namun, seandainya tidak ada vitamin B6 dan magnesium, hati tidak akan menghasilkan berbagai enzim. Begitu juga hormon akan dipengaruhi. Misalnya, kekurangan hormon yang dapat mengendalikan pengeluaran insulin akan menyebabkan insulin dalam, darah berlebihan, sehingga menyebabkan kadar gula darah menurun.
Sekarang ini, pemeriksaan kadar gula darah telah menjadi salah satu cara untuk mengetahui kerusakan hati.
Kalium membantu dalam mengubah glukosa menjadi glikogen untuk disimpan. Jika diperlukan, glikogen baru dikeluarkan dan menghasilkan panas untuk tubuh.
Spirulina mengandung kalium yang tinggi, yang sangat bermanfaat untuk hati. Banyak penelitian di Jepang yang telah membuktikan bahwa Spirulina sangat bermanfaat untuk hati. Penderita yang GOT dan GPT-nya tinggi untuk jangka waktu yang panjang dan tidak berubah setelah diobati dengan spirulina, penyembuhannya sangat terlihat setelah menggunakan Spirulina hanya dalam waktu satu bulan. Dan setelah tiga bulan, GOT dan GPT penderita telah turun ke kadar normal.
Untuk informasi pemesanan obat tradisional hepatitis c atau obat hepatitis c tradisional jelly gamat gold g, klik cara pemesanan gold g
Artikel terkait :
makasih banyak infonya gan..
>> cara pemesanan jelly gamat gold
Mari belajar untu mengerti dan saling berbagi ^^
salam kenal
EL @blogger sehat
ane tunggu kunjungan balik nya ^^
thanks banget infonya nih, kunjungi juga dong artikel saya:
obat herbal maag kronis
xamslimer
kerrennn,,,gan!
bisa ntuk obat alternatif asam urat?
hebaat yaah jelly gamat mampu mengobati penyakit hepatitis c,,sungguh luar biasa sea cucumber..
nah klo sudah tau seperti apa gejalanya,, mari kita jaga diri kita dari sekarang..
untuk menghindari gejala hepatitis C cukup dengan jelly gamat obat nya.
thanks bgt nih infonya,,,
kunjungi juga ya :
XAMthone Plus
Gamat gold
obat herbal kanker kelenjar getah bening
obat tradisional asam urat
informasi yg sngt menarik gan...
makasih banyak infonya