Tidak Semua Nyeri Dada Akibat Penyakit Jantung

Jumat, 13 Januari 2012 Published by Acep Suherman,SE

Tidak Semua Nyeri Dada Akibat Penyakit JantungPernah mengalami nyeri dada?? ya, mungkin sebagian dari kita pernah mengalami hal ini. Banyak orang beranggapan jika nyeri dada merupakan salah satu tanda awal atau gejala penyakit jantung. Namun, harus anda pahami tidak semua nyeri dada akibat penyakit jantung. Untuk itu, sebaiknya jika anda mengalami nyeri dada tidak lantas panik. Untuk itu, ketahuilah beberapa penyebab nyeri dada berikut ini.

Tidak semua nyeri dada akibat penyakit jantung, kadang-kadang hanya menandakan naiknya asam lambung. Refluks atau naiknya asam lambung bisa dipicu oleh berbagai hal, antara lain pola makan atau pola hidup yang kurang baik.

Cairan lambung bersifat asam, bisa menyebabkan rasa nyeri ketika jika naik ke kerongkongan yang letaknya di sekitar rongga dada. Asam lambung sebenarnya tidak mungkin naik karena ada katup di antara lambung dengan kerongkongan. Namun katup ini kadang-kadang gagal menjalankan fungsinya.

Berikut ini beberapa hal yang bisa memicu nyeri dada akibat refluks atau naiknya asam lambung :

1. Kopi

Baik yang mengandung kafein maupun yang decaffeinated, segala jenis kopi bisa memicu produksi asam lambung. Secangkir atau dua cangkir sehari biasanya tidak akan menyebabkan masalah, namun jika sudah terlalu banyak maka asam lambung bisa berbalik ke arah kerongkongan dan memicu nyeri dada.

2. Ngemil tengah malam

Dalam posisi duduk, gaya gravitasi akan makin memudahkan makanan untuk turun dari kerongkongan ke lambung. Kebiasaan langsung tidur setelah ngemil membuat efek gravitasi berkurang, sehingga makanan di lambung bisa berbalik ke arah kerongkongan dengan membawa asam lambung.

3. Ikat pinggang terlalu kencang

Ahli jantung dari Cedars Sinai Heart Institute, Prediman Krishan Shah, MD mengatakan ikat pinggang yang terlalu ketat menyebabkan tekanan di perut meningkat. Tekanan ini memaksa katup yang membatasi lambung dengan kerongkongan bekerja lebih keras, sehingga bisa gagal mencegah naiknya asam lambung.

4. Perut gemuk

Salah satu faktor risiko terbesar pada refluks asam lambung adalah kegemukan. Makin berat beban yang terpusat di perut, makin besar tekanan di daerah tersebut sehingga jalur pencernaan makanan menuju lambung lebih berisiko untuk berbalik arah.

sumber : detikhealth.com

Itulah beberapa penyebab nyeri dada yang diakibatkan oleh naiknya asam lambung.

Penyakit yang menyebabkan nyeri dada

Selain diakibatkan oleh penyakit jantung ataupun naiknya asam lambung, nyeri dada juga bisa diakibatkan oleh beberapa faktor lainnya seperti :

  • Tulang-Tulang Rusuk Yang Patah atau Memar
  • Pleuritis Atau Pleurisy
  • Pneumothorax
  • Shingles
  • Pneumonia (radang paru-paru)
  • Pulmonary Embolus
  • Angina
  • Pericarditis
  • Aorta dan Aortic Dissection
  • Esophagus Dan Reflux Esophagitis
  • Nyeri Perut Yang Dirujuk

Untuk itu, bagi anda yang mengalami gejala nyeri dada sebaiknya segera memeriksakan diri anda. Karena sering kali nyeri dada ini diabaikan sehingga terlambat untuk ditangani. Selain itu, selalu ingatlah untuk tidak panik jika mengalami gejala nyeri dada, karena tidak semua nyeri dada akibat penyakit jantung.

Itulah sejumlah penyebab serta beberapa jenis penyakit yang bisa mengakibatkan nyeri dada, semoga bermanfaat.

Artikel terkait : obat alami infeksi saluran kemih, pengobatan alami rematik

22 responses so far

Leave a Reply

Diberdayakan oleh Blogger.

SOLUSI JITU PENUMPAS ASAM URAT

SOLUSI JITU PENUMPAS ASAM URAT
OBAT ASAM URAT

Xamthone Plus

Mengkonsumsi jus manggis xamthone dalam dosis yang tepat mampu memberikan kesehatan yang sempurna dan vitalitas, serta mancegah macam-macam penyakit yang dapat menyerang kesehatan tubuh. Inilah minuman kesehatan kelas premium...selengkapnya klik xamthone plus

Hubungi Kami

Pemesanan Xamthone plus:
(081.220.617.666)

Konsultasi:
Ai Lela Laelatul Karimah (085.210.999.969)